Sabtu, 18 Desember 2010

Pemerintah Impor 500.000 Ton Beras

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah, pada Desember 2010 ini, mengimpor sekitar 500.000 ton beras demi menutupi kekurangan stok beras dalam negeri. Kekurangan stok pangan ini disebabkan oleh perubahan iklim.

Kualitas gabah saat ini tengah menurun karena sulit dijemur. Demikian dikatakan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa kepada para wartawan di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (17/12/2010).

"Saat ini kita sudah memiliki 1 juta ton beras impor. Ditambah impor besar pada akhir tahun ini sebanyak 500 ribu ton. Total 1,5 juta ton," kata Hatta.

Guna menghindari kelangkaan stok beras di pasar, pemerintah terus mengadakan operasi pasar. Tak kurang, sekitar 2.000 ton beras dikucurkan di pasar domestik. "Stok pangan kita harus cukup," kata Hatta.

Pemerintah, lanjutnya, telah menurunkan harga beras sekitar Rp 200-Rp 300. Kendati demikian, diakui, harga beras secara nasional belum turun secara signifikan. Maka itu, Hatta berjanji, pemerintah terus melakukan operasi pasar hingga situasi kembali normal.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar